Ada Kalanya … (Generalisasi)
Posted by: dianpra in Refleksi, tags: ada, generalisasi, kala
Ada kalanya orang tidak mendapat pelajaran apa-apa saat mengikuti seminar karena wira-wiri (atau riwa-riwi?), tapi bukan berarti ia tidak terbiasa untuk belajar membagi perhatiannya.
Ada kalanya seseorang memarahi orang yang berbuat kesalahan, tapi bukan berarti ia tidak mengasihinya.
Ada kalanya seseorang bermain basket dengan buruk, tapi bukan berarti ia tidak bisa basket.
Ada kalanya seseorang tidak bisa menemani kekasih pergi ke dokter, tapi bukan berarti ia tidak menyayanginya.
Ada kalanya seseorang tidak menemukan ide untuk dapat dikembangkan menjadi sebuah tulisan, tapi bukan berarti ia bukan seorang penulis.
Ada kalanya sebuah pintu tidak bisa dibuka karena rusak, tapi tetap saja itu namanya pintu.
Ada kalanya anjing tidak menggonggong, tapi tetap saja dia adalah anjing.
Ada kalanya orang terlambat, tapi bukan berarti ia bukan tipe orang yang tepat waktu.
Ada kalanya televisi hanya dapat mengeluarkan suara karena rusak, tapi tetap saja itu tidak bisa disebut radio.
Ada kalanya jarum jam berhenti berdetak, tapi tetap saja itu jam, meski mungkin dimodifikasi dengan kata “rusak”.
Ada kalanya ….
Intinya adalah orang itu cenderung melakukan apa yang disebut generalisasi: membentuk gagasan atau simpulan umum dari suatu kejadian atau hal. Garis bawahi, tebalkan, dan cetak miring kata “suatu” di situ.


Entries (RSS)